Porting Yamaha Vixion / Jupiter MX

Posted: 24 September 2010 in Pengetahuan, Teknologi
Tag:

Yamaha Vixion adalah motorsport Injeksi pertama di Indonesia, dan bisa dibilang ini adalah motor paling kereeeennn yang pernah ada🙂 Konfigurasi empat klep untuk melayani satu silinder dan posisi busi centered adalah desain mesin dengan efisiensi volumetris ideal. Beettzzz.. kita kebet lagi kitab Hi-Velocity Porting ala MotoTune USA, nah to… mirip. Satu lubang porting melayani dua buah klep, Mangstab! Sebenernya dulu pernah kita paksakan dipraktekin pada Jupiter Z, kita sih melakukannya nothing to loose alias coba-coba aja, eh ternyata atas ijin Allah SWT bisa nembus 19 DK padahal portingnya kita persempit, heran juga sih.


Ok, kembali ke modifikasi mesin ringan untuk motor Yamaha Vixion kawan kita satu ini. Kita bongkar habis mesin vixion ini, kita pereteli satu-persatu komponennya, radiator dan sistem injeksi kita simpan. Kita buka cylinder headnya… Waladahlah… Kok portingnya masuk berjelaga hitam, wah kompresinya bocor ini, klep inlet sudah tidak optimal dalam menyekat kompresi. Hmmm… Piston juga sudah berkerak seperti satu abad tidak pernah dibongkar ni mesin. Wkwkwkwkwk🙂
Baiklah, kita kuras tangki yuk…🙂 Permisi mas kita minta bensinnya ya buat bersihin mesin.. Gpp kan :p Weh,, ternyata pertamax isine… ra popo tambah resik mengko.. Walah baru diambil sebotol kok tumpes… heheheh. Sorry ya mas, bensin sampean ini termasuk kehilangan di bengkel, begitu juga tarikan lemot, top speed kurang, biarlah jadi kehilangan di bengkel juga, sehingga ketika keluar bengkel motor jadi maknyuss..
Kemudian kita lakukan inspeksi menyeluruh, dan melakukan basic ported-polished head. Kita bentuk diameter porting luar dan disamping bushing klep sesuai velocity di 9.000 RPM. Sekat pemisah kita tipiskan seperti kampak. Di tengah area porting kita bentuk ulang sehingga tidak lagi membulat melainkan ouval. Setelah itu finishing kita kasarin dengan grit alias kertas ampelas kasar. Seettt… lhoalah, lem nya yang buat nambal porting mana!? Glodhag.. lupa belum beli ternyata. Cklek nyalain laptop buat ngecek merk lemnya aku lupa. Walahdalah lem epoxy merk JB WELD yang dipakai oleh motoman harganya ratusan ribu bok.. belum lama pengiriman ke Indonesia, halah-halah… Jadi ga cocok ama prinsip kita dong, modifikasi murah meriah kencang🙂 Akhirnya, timbangane kesuwen kita starter Vespa perjuangan ku tersayang bruuummm… zuuunngg… gas polll…!! Setelah muter-muter akhirnya nemu juga lem epoxy yang lumayan bisa dipakai buat nambal porting, merknya Araldite, meski bukan sponsor tetep kita sebutin merk-nya supaya kalian bisa beli juga kalo mau ketularan gila coba-coba bikin hi-velocity porting🙂
Kita komposisikan araldite sebagai penambal ruang porting dengan perbandingan epoxy 1 : 1 terhadap resin. Sebelumnya area seating klep kita lindungi dengan Malam, mainan anak-anak jaman TK itu lo… mosok ga ngerti rek. Kita ketawa melihat tingkah kita sendiri, Ya Allah, dulu waktu kecil pengennya cepet dewasa, sekarang udah tua malah mainan malam kayak anak-anak… Katrok katrok.. Wkwkwkw…

Proses selanjutnya lalu kita tuangkan epoxy ke dalam area porting. Surrr… Surr… Surr… Kita ratakan. Bentuk yang tebal sekalian guys, kan nanti masih diporting lagi. Karena menurut motoman ideal tinggi tambalan adalah 25 – 30 % dari tinggi porting sebelum bos klep. Ribet ya prosesnya.. Heehehe… gpp asyik aja. Akhirnya kita nyalakan dulu sebatang rokok, 2 batang, 3 batang… kok lem nya belum kering-kering?! Halah… Ditinggal tidur aja dulu besok baru diporting.
Tak liat-liat fotoku kok gak kayak web nya Motoman ya, wkwkwkw… Ah gpp, mungkin dia nyewa foto studio dan pakai kamera SLR yang canggih ini, lha sedangkan ini kamera Hp Samsung katrok seadanya, kalo beli yang mahal takutnya tar kebanting-banting, kesiram bensin, sayang kan… Wkkwkwkw..

Lanjut, sebenarnya ada banyak cara untuk melakukan korek harian motor MX ataupun Vixion. Salah satu kunci penentu juga adalah Bore Up. Yap, Yamaha Vixion dan Jupiter MX yang kita bore Up hingga 165 cc pun tetap menganut Hi-Velocity porting. Kemudian apakah relevan dengan kapasitas yang sudah membengkak, porting justru dikecilkan? Kita tidak bisa menjawab dengan teori kali ini, namun menurut pengalaman bahkan bore up yang lebih dari 50 % dan lubang porting kita persempit memiliki putaran atas yang lebih garang. Don’t know why…
Dikombinasi dengan camshaft racing juga bisa, tapi jangan lupa coakan klep agak diperdalam untuk mencegah klep berciuman mesra dengan piston. Akibatnya bisa mrotoli dewe-dewe mesinnya tar hehehe.
Kukuurruuyuukkk… Dongeng sudah berganti hari, maka hari ini kita melakukan head porting. Bongkar dus bor tuner FOREDOM USA nih buat nge tune. Btw, kok dongeng kali ini kita banyak menyebut USA.. USA.. terus ya. Wah nanti kalian mengira kita NeoLiberalisme, Hehhehehe… Tidak kita adalah orang SBY yang demokratis dan berbudi :p halah kampanye.

Zuuunngggg… bor tuner menyala kencang, dengan lembut kita sapu permukaan tambalan porting sehingga terukur kenaikan lantai porting 30 % dari standardnya, dibentuk landai pada bibir porting, dan menukik tajam ke lubang klep mengisyaratkan udara akan mengalir deras ke dalam silinder.
Well, akhirnya purna juga tugas kita. Sekarang waktunya merakit motor. Sudah dikejar garis mati nih, kalo ga dibayar nanti bisa gawat hehehehehe… Dan disini kita berbagi untuk kalian semua. Semoga Sukses

(daftar pustaka: Ratmotorsport)

by: Hanggoro Speed
jl. Mangkunegara, Tenggarong
Kab. Kutai kartanegara
SMS konsultasi: 0541.7005222
Email : Hanggoroaririmbono@yahoo.co.id

Komentar
  1. novin mengatakan:

    modif sgitu habis berapa duti boz??

  2. njin mengatakan:

    broo.. mw tanya.. vixi gua brebet gra2 bensin campur air.. gmn atasinya???

  3. cecep showw mengatakan:

    Maap mas numpang tanya,
    Saya mau ganti noken as vixi ke mx
    Lngsung pasang apa ada yg mesti di rubah?

  4. jawakutaiwiyoto mengatakan:

    gimana efek modif gitu ke konsumsi bensin??
    tambah boros atw msh standar(sekitar 1:40km)??

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s